Tanggung Jawab untuk Diri Sendiri
Di usia berapa kamu memahami arti tanggung jawab ?
Aku, kamu, kita semua, pasti tau kalau tanggung jawab adalah sesuatu hal yang wajib kita emban dengan amanah. Yahh kurang lebih seperti itu aku memaknainya.Menurut Kamu, tanggung jawab itu harus kita tujukan ke siapa aja sih ?
Bagi aku, tanggung jawab itu nomor satu kepada Tuhan, karena Dia udah ngasih kehidupan ke kita dan aku bersyukur akan hal itu. Kedua kepada orang lain, ketika terjun kedalam sebuah tim dan setiap orang memiliki peranya masing-masing, disitu aku sadar betapa pentingnya tanggung jawab. Lalu ketiga adalah kepada diri sendiri, sejak merantau segala sesuatu hal memang harus dilakukan sendiri, memang pasti akan ada orang baik yang akan membantu, tapi ingat, mereka tidak selalu ada, jadi andalkan dirimu sendiri.
Kita bahas perihal tanggung jawab kepada diri kita sendiri yukkk.
Mungkin, sebagian dari kamu merasa bahwa diri kamu tidak melakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan. padahal sebenarnya kita bisa melakukanya, hanya saja kita tidak menginginkanya, jika memang 'Ya' hampir bisa dipastikan bahwa kamu belum bisa bertanggung jawab terhadap diri kamu sendiri. Jangan-jangan kamu juga suka bertindak gegabah, tanpa berpikir secara matang terlebih dahulu untuk melakukan sesuatu, kamu terkadang melupakan tugas-tugas kuliahmu, bertindak ceroboh dan lupa menaruh barang milikmu sendiri. Benar begitu ? Jika 'Ya' Kamu termasuk kedalam kategori ini.
Gapapa kok, setiap orang perlu waktu untuk berproses menjadi dewasa dalam hidup masing-masing, dan tentunya tidak bisa disama ratakan.
Kamu harus tau, bahwa orang lain akan menghargai kita dan memperlakukan kita dengan baik jika kita berlaku baik kepada mereka dan juga kepada diri kita sendiri. Sebaliknya, orang lain ga akan menghargai diri kita dan memperlakukan kita dengan baik, jika kita sendiri tidak melakukan hal demikian untuk merekan dan diri kita sendiri. Jadi, mulai sekarang belajar untuk lebih bertanggung jawab untuk diri sendiri yukk !!
jangan bertindak gegabah lagi, kurang-kurangin cerobohnya, jangan menaruh barang sembarangan, kalau memang kamu orangnya pelupa, ya dicatat.Terakhir, ketika Kamu sudah memulai sesuatu hal, Kamu harus bisa menyelesaikanya, contohnya aja skripsi.
sampai jumpa dicerita selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar